Tiara Wullandari

 Hai Teman Temanku🤗

Semoga selalu dalam keadaan sehat dan tetap Bersemangat ya,kenalin nama aku Tiara wullandari Dari jurusan Pendidikan Luar Sekolah universitas negri padang, Pada kesempatan kali ini aku bakal menyampaikan setitik ilmu yang dituangkan pada Blog ini dengan harapan dapat menambah literasi teman teman dan semoga bermamfaat☺️

       

MEMAHAMI ASPEK

PENGELOLAAN SDM DALAM PEMANFAATAN TIK



Berikut penjelasan nya :

    Penggunaan atau pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam program PLS tidak terlepas dari peranan sumberdaya manusia sebagai pengelolanya. Seorang sumberdaya manusia sangatlah memiliki peranan penting dalam pengelolaannya, baik itu dalam proses perancangan, pemanfaatan, maupun evaluasi. Oleh karena itu, kesiapan dari sumberdaya manusia dalam pengelolaan TIK sangat diperlukan, agar suatu tujuan dapat tercapai dengan efektif dan efisien.

Menurut Suharsimi Arikunto (2001:54), ”kesiapan adalah suatu
kompetensi berarti sehingga seseorang yang mempunyai kompetensi berarti seseorang tersebut memiliki kesiapan yang cukup untuk berbuat sesuatu”

Menurut Slameto (2010:13), ”kesiapan adalah keseluruhan kondisi yang membuatnya siap untuk memberi respon atau jawaban di dalam cara tertentu terhadap suatu situasi. Penyesuaian kondisi pada suatu saat akan berpengaruh pada kecenderungan untuk memberi respon”.

Dari beberapa teori itu dapat disimpulkan bahwa kesiapan adalah
suatu kondisi yang dimiliki baik oleh perorangan maupun suatu badan
dalam mempersiapkan diri baik secara mental, maupun fisik untuk
mencapai tujuan yang dikehendaki.

      Dari pengertian kesiapan dan sumberdaya di atas, dapat disimpulkan bahwa kesiapan sumberdaya manusia dalam pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk program PLS merupakan suatu kondisi yang dimiliki oleh semua orang yang terlibat yang bekerja dalam mempersiapkan diri baik secara mental, maupun fisik untuk

mencapai tujuan yang dikehendaki.

     Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS cenderung dipengaruhi oleh kemudahan untuk mengoperasikan, artinya jika pengguna atau warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan sebuah sistem informasi, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk dari TIK tersebut. Sama halnya dengan jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS.

Sumber Rujukan

Anawati, Novita Dwi. Dkk. 2013. Keberterimaan Pengguna (mahasiswa) terhadap Sistem Informasi Akademik Universitas Airlangga Cyber Campus (UACC). Pdf.

http://eprints.uny.ac.id


Thank you ☺️





Komentar

Posting Komentar